Senin, 23 April 2012

Ramalan Kalender Maya


Ramalan bangsa Maya dipetakan melalui mekanisme perhitungan ilmu perbintangan yang rumit dan sama sekali tidak ada penjelasan tentang Hari Kiamat seperti yang di gembor-gemborkan sebagian orag yang tidak mengerti perihal ini.
Masa pemurnian total merupakan masa dimana bumi memasuki zona nil sebagai batas tepi zona photon, sebelum melalui garis ekliptika. Ketika bumi berhadapan dengan matahari dan berada secara langsung tepat dibawah galaksi, maka gravitasi akan berpengaruh banyak pada konstelasi alam semesta karena perubahan medan magneti bumi.
Asteroid yang sebelumnya hanya berdiam diri di angkasa raya akan tertarik ke atmosfer bumi. Gangguan pada medan magnet tersebut bisa jadi mengakibatkan perubahan kecepatan daya tarik benda alam terhadap bumi. Sehingga ratusan meteor atau asteroid yang berada sangat dekat dengan bumi akan menghantam beberapa kawasan bumi saat itu. Hal ini akan menyebabkan tsunami dan banjir bah di beberapa wilayah. Terjadi gempa bumi dan kabut asap yang meluas, menutupi sinar matahari serta terjadi gesekan listrik yang menimbulkan petir.
Masa pemurnian total mungkin merupakan bagian akhir dari kiamat kecil yang tanda-tandanya telah dijelaskan secara terperinci di dalam Al-Qur’an, Hadits, Alkitab, Taurat, dan beberapa ramalan ahli falak terkenal.
Sebagai orang awam, kita tidak dapat percaya pada ramalan ini sepenuhnya. Tugas para ilmuwan lah untuk memetakan dan membuktikan kebenarannya. Karena bagaimana pun juga, ramalan hanya akan menjadi ilmiah apabila memenuhi dua unsur, memiliki validitas dan reliabilitas atau terukur dengan baik. Meskipun fenomenal ramalan-ramalan bangsa Maya seperti juga Nostradamus, Santo Malachy, atau rahasia ketiga Fatimah adalah tidak absolut dan tetap berpotensi mengandung kesalahan.

Kamis, 19 April 2012

Blood Moon


Dari sudut pandang kalender siklus tahun Sabat dimulai pada 29 September 2008 lalu, dan tahun 2015 juga merupakan tahun Sabat. Ini menjadi penting dari tinjauan historis kaum Yahudi karena berbagai macam ritual dan perayaan mengacu pada tahun Sabat.

Pada tahun 2014-2015 dua perayaan suci kaum Yahudi akan terjadi bersamaan dengan empat gerhana bulan berturut”. Pertama, perayaan paskah Yahudi pada 15 April 2014 yaitu gerhana bulan total dengan durasi 3 jam 29 menit, dan perayaan Hari Tabernakel pada 8 Oktober 2014 yang akan bertepatan dengan peristiwa gerhana bulan total berdurasi 3 jam 20 menit. Kemudian, pada tahun 2015, Hari Paskah berlangsung pada 4 April dan perayaan Tabernakel dilangsungkan pada 28 September. Kedua hari ini bertepatan jatuhnya dengan gerhana bulan total juga dengan durasi yang sama. Empat gerhana bulan total berturut-turut inilah yang disebut dengan Tetrad atau juga kita kenal sebagai BloodMoon karena gerhana bulan total akan menyembulkan warna merah darah.

Peristiwa berikutnya juga bertepatan dengan dua perayaan kaum Yahudi lainnya, yaitu Nisan 1 atau Tahun Baru Yahudi pada 20 Maret 2015 dan perayaan Trumpet pada 13 September 2015. Kedua peristiwa ini bertepatan waktunya dengan kondisi terjadinya gerhana matahari.

Kepercayaan seperti ini juga dianut oleh kaum Kristen meskipun peristiwa itu diterangkan dalam Kitab Perjanjian Lama, Yoel 2:31 mengatakan “Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari  Tuhan yang hebat dan dahsyat itu”.
Di salah satu ayat lain dari Alkitab, Mathew 24:29-30, hari dimana kekacauan terjadi, matahari akan menjadi geelap gulita, bulan tidak akan menampakkan sinarnya dan akan muncul Anak Manusia turun dari surga dengan kekuaan dan keagungan.

Meskipun tidak berarti apa-apa bagi umat Islam, namun bagi mereka itu adalah suatu pertanda dan isyarat seperti itu merupakan rujukan serius bagi para tetua yahudi, para Imam Sanhedrin dalam menentukan hari penting pengorbanan Sapi Merah yaitu langkah penting dalam sejarah kaum Yahudi yang akan membawa mereka pada dua hal, kembalinya Raja yang mereka nanti-nantikan untuk duduk di Istana Sulaiman dan pembersihan segala dosa umat Yahudi ketika sapi itu dikurbankan. 

Kamis, 12 April 2012

Bayi Suka Gigit Jari, Ada Alasannya Lho!


Rasa gemas dan kadang kesal pasti Anda alami saat melihat si kecil mulai hobi memasukkan semua benda ke dalam mulutnya. Berbagai cara Anda lakukan untuk mengalihkan perhatiannya agar tidak lagi memasukkan benda ke dalam mulutnya.
Tetapi tahukah Anda bahwa ada penyebab tertentu yang membuat si kecil semakin hobi memasukkan benda ke dalam mulut ini? Apa saja, yuk lihat berikut ini:

Komunikasi
Bayi dan balita juga butuh mengekspresikan perasaan dan pikirannya lho, sama seperti orang dewasa. Sayangnya saat itu mereka belum fasih berbicara seperti orang dewasa. Jadi, dengan memasukkan jari ke mulut merupakan satu-satunya cara mereka berkomunikasi, mengekspresikan pendapat dan perasaan mereka.

Cari Perhatian
Bukan hanya orang dewasa saja lho yang ingin selalu diperhatikan, si kecil juga ingin diperhatikan. Caranya, dengan menggigit atau memasukkan benda ke dalam mulut demi mendapatkan perhatian Anda yang mungkin sedang sibuk.

Rasa ingin tahu
Bayi dan balita adalah bibit-bibit cerdas yang penuh rasa ingin tahu. Mereka selalu penasaran terhadap benda yang ada di sekitarnya. Mereka akan berusaha mencari tahu dengan indera yang mereka miliki, mulai dari melihat, merasakan dengan kulitnya, menciumnya, sampai menjilatnya dengan lidah.

Gemas atau Marah
Saat gemas atau marah, ia akan meraih benda terdekat dan memasukkannya ke dalam mulut kemudian menggigitnya. Hal ini wajar dilakukan sebagai wujud yang menunjukkan ia sedang gemas atau marah.

Rabu, 11 April 2012

Pakar: Gempa Aceh 2004 dan 2012 Berbeda


Gempa Aceh 2004 dan 2012 berbeda jauh karena delapan tahun lalu lokasi gempa di sepanjang zona subduksi pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia, sekarang ini berlokasi di lempeng Indo-Australia, kata Pakar Tsunami Doktor Subandono Diposaptono. 
"Beda jauh, dulu gempa terjadi di pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia, sekarang terjadi di lempeng Indo-Australia, atau sekitar 175 km lebih ke selatan," kata Subandono yang juga Direktur Tata Ruang Laut dan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan itu di Jakarta, Rabu malam. 
Dengan demikian gempa Aceh yang terjadi kali ini merupakan gempa intraplate, bukan interplate seperti gempa Aceh berkekuatan 9,1 skala Richter pada tanggal 26 Desember 2004. Gempa intraplate tidak menyebabkan tsunami yang besar seperti halnya gempa interplate yang berada di zona subduksi. 
"Gempa Aceh 2004 menyebabkan tepian dari lempeng Indo-Australia melenting ke atas sepanjang 1.300 km tegak lurus zone penunjaman tempat lempeng Samudra Hindia menyusup di bawah lempeng Eurasia (megathrust), dari mulai Simeuleu sampai Andaman dan membuat air laut surut dan kemudian menghempas ke daratan," katanya. 
Gempa kali ini, kata dia, hanya menyebabkan gerakan mendatar yang menyebabkan getaran dan riak gelombang di lautan. Kalaupun ada tsunami paling-paling tingginya hanya 10--20 cm saja atau paling tinggi tak lebih dari semeter. 
Subandono juga mengingatkan pentingnya rencana tata ruang wilayah menjadi dasar dari pembangunan, khususnya di kawasan pontensial bencana gempa dan tsunami, sehingga diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana. 
"Sayang sekali kalau kita sudah bangun kota dengan sebagus-bagusnya, tapi karena tsunami datang lagi, lalu kota kembali hancur, lalu kita harus membangunnya lagi," katanya. 
Ia mencontohkan Jepang yang dilanda gempa 9 SR pada bulan Maret 2011 dan menyebabkan tsunami hingga 10 meter dan menewaskan ribuan korban. Namun, setahun setelah itu belum ada upaya rekonstruksi karena pembangunan kembali baru setelah semua rencana sesuai dengan tata ruang berbasis mitigasi bencana sudah matang. 
Rencana tata ruang wilayah, ujarnya, lebih penting daripada pembangunan tembok laut ataupun hutan pantai yang kurang efektif dalam meminimalkan risiko bencana.

Daftar 10 Gempa Terbesar Indonesia


Tak bisa dipungkiri, bahwa Indonesia merupakan salah satu wilayah di Bumi yang paling sering mengalami gempa. 
Berikut daftar 10 gempa terbesar di Indonesia, yang terjadi mulai dari wilayah Papua hingga Aceh, yang dirangkum Inilah.com dari berbagai sumber, dengan urutan mundur. Simak.
10. Gempa bumi di Papua  tahun 2009 berkekuatan 7,6 SR
Gempa bumi di Papua 2009 memiliki kekuatan 7,6 pada Skala Ricther. Gempa bumi pada tanggal 4 Januari 2009 tersebut telah menewaskan empat orang dan melukai puluhan orang. 
 
09. Gempa bumi di Sumatera tahun 2009 berkekuatan 7,6 SR
Gempa bumi Sumatera Barat 2009 ini terjadi pada 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang. Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sekira 1.117 orang tewas akibat gempa ini.
 
08. Gempa  bumi Jawa tahun 2006 berkekuatan 7,7 SR
Gempa bumi Jawa Juli 2006 ialah gempa bumi berkekuatan 7.7 versi bmkg pada skala Richter di lepas pantai Jawa Barat, Indonesia. Terjadi pada 17 Juli 2006. Gempa bumi ini menyebabkan tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa, membunuh setidaknya 659 jiwa.
 
07. Gempa bumi Bengkulu tahun 2007 berkekuatan 7,9 SR
Gempa Bumi Bengkulu 2007 memiliki kekuatan 8.4 Mw atau 7.9 SR, terjadi pada tanggal 12 September 2007. Pusat gempa terletak kira-kira 10 km di bawah tanah, sekitar 105 km lepas pantai Sumatra, atau sekitar 600 km dari ibukota Jakarta. 
 
06. Gempa bumi Sumatera tahun 1797 berkekuatan 8,4 SR
Gempa bumi Sumatera 1797 adalah yang pertama dalam serangkaian gempa bumi besar yang pecah bagian dari segmen Sumatra dari megathrust Sunda. Hal ini menyebabkan tsunami yang sangat merusak di dekat Padang, di mana sebuah kapal Inggris 150-200 ton didorong 1 Km hingga ke pedalaman sungai Arau.
 
05. Gempa bumi Sumatera 1861 berkekuatan 8,5 SR
Gempa bumi Sumatra 1861 terjadi pada tanggal 16 Februari 1861. Itu adalah yang terakhir dalam urutan gempa bumi yang berdekatan pecah bagian dari segmen Sumatra dari megathrust Sunda. Hal ini menyebabkan bencana tsunami yang menyebabkan beberapa ribu kematian. Gempa dirasakan sejauh semenanjung Malaysia dan bagian timur Jawa.
 
04. Gempa Laut Banda tahun 1938 berkekuatan 8,5 SR
Gempa bumi Laut Banda 1938 terjadi di wilayah Laut Banda pada tanggal 1 Februari 1938, dan merupakan gempa bumi terbesar ke-9 pada abad ke-20. Kekuatan gempa bumi ini adalah 8.5 Skala Richter, dan menyebabkan tsunami setinggi 1.5 meter, tetapi tidak ada korban jiwa.
 
03. Gempa bumi Sumatera tahun 2005 berkekuatan 8,7 SR
Gempa bumi Sumatera 2005 terjadi pada 28 Maret 2005. Pusat gempanya berada di 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia. Getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya. Dengan kekuatan sebesar 8,7 SR, gempa ini merupakan gempa bumi terbesar kedua di dunia sejak tahun 1964. 
 
02. Gempa bumi Sumatera tahun 1833 berkekuatan 8,8 sampai 9,2 SR
Gempa bumi Sumatra 1833 terjadi pada tanggal 25 November 1833, sekitar pukul 22:00 waktu setempat, dengan kekuatan gempa diperkirakan dalam kisaran SR = 8,8-9,2. Hal ini menyebabkan tsunami besar yang membanjiri pantai barat daya pulau. Tidak ada catatan yang dapat diandalkan menenai korban jiwa, dengan korban yang digambarkan hanya sebagai 'banyak'.
 
01. Gempa bumi Samudera Hindia tahun 2004, berkekuatan 9,1 sampai 9,3 SR
Kekuatan gempa ini awalnya dilaporkan mencapai 9.0 SR. Pada Februari 2005 dilaporkan gempa berkekuatan 9.3 SR. Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh. 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 30 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, India, dan Thailand juga merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.

Sabtu, 17 Maret 2012

4 Makanan Terbaik untuk Otak


 Menjadi bagian terpenting bagi tubuh, otak menjadi pusat dari semua aktivitas manusia. Oleh karena itu, otak memerlukan asupan makanan sehat untuk membuatnya bekerja optimal.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang berguna bagi kesehatan otak, seperti dikutip Boldsky, Selasa (28/2).
Vitamin B Kompleks
Kelompok vitamin B kompleks terdiri dari delapan vitamin berbeda. Konsumsilah makanan atau multivitamin yang mengandung vitamin B kompleks, yang membantu meningkatkan fungsi otak. Vitamin ini membantu tubuh mengkonversi kolin, yaitu asam amino yang ditemukan dalam sumber makanan menjadi asetilkolin, yaitu neurotransmiter kimia yang membantu dalam memori dan proses belajar. Vitamin B kompleks banyak terdapat dalam kentang, biji-bijian, brokoli, bayam, jamur, pisang, berbagai produk olahan kacang kedelai, telur dan kacang almond.
Gandum Utuh
Gandum utuh seperti roti gandum, oatmeal, beras merah, dan millet merupakan makanan sumber energi utama untuk tubuh dan otak. Makanan ini bekerja untuk meningkatkan aliran darah ke otak yang berarti menunjang kualitas dan kuantitas fungsi otak. Biji-bijian ini juga mengandung banyak vitamin B6, yang penuh dengan tiamin. Tiamin sangat bagus untuk siapa pun yang berusaha untuk meningkatkan daya ingat.
Asam Lemak Omega 3
Untuk memiliki memori dan konsentrasi yang tajam, konsumsilah makanan yang kaya akan asam lemak omega 3 yang mampu mengontrol depresi dan stres. Pastikan untuk selalu mengonsumsi minyak ikan, minyak zaitun, bawang putih, ikan tuna, kalkun, salmon, telur, nasi, sereal, dan pasta.
Karbohidrat
Makanan seperti beras merah, apel, pisang, kismis, biji-bijian, dan kecambah, mengandung karbohidrat. Tubuh mengubah karbohidrat kompleks dalam makanan menjadi glukosa, kemudian tubuh akan menggunakannya sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kewaspadaan, fungsi memori dan konsentrasi.
So, let's start feed the brain.

Mengurangi Konsumsi Nasi Putih itu Sehat

Mulai untuk berpuasa makan nasi sepertinya baik untuk dicoba. Penelitian terbaru menunjukkan ada kemungkinan untuk mengembangkan risiko diabetes tipe 2 melalui makan nasi.

Penelitian dilakukan dengan melihat kembali empat penelitian sebelumnya yang melibatkan sekitar 350.000 orang. Hasilnya, semakin banyak makan nasi putih, maka semakin tinggi kesempatan seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.

Temuan yang dimuat dalam British Medical Journal menganalisis seluruh partisipan melalui satu porsi nasi 18 gram dan faktor lain, seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet. Selama masa penelitian (4-22 tahun), sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.

Orang Asia dianggap berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan orang Asia cenderung memiliki asupan jauh lebih tinggi untuk mengonsumsi nasi dibandingkan orang Barat, rata-rata tiga hingga empat porsi dalam sehari.

Para peneliti menjelaskan bahwa terdapat efek negatif terhadap kadar gula darah karena nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi dibanding nasi merah. Selain itu, nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat mencegah diabetes tipe 2.

Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat glukosa dilepaskan kedalam aliran darah setelah makan. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah, seperti beras merah, membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula lebih stabil.